Investasi Bitcoin Yang perlu Anda ketahui sebagai Pemula

Bitcoin ialah sebuah mata duit baru atau duit elektronik yang dibuat pada 2009 kemudian oleh seseorang yang mempunyai nama samaran Satoshi Nakamoto.

bitcoin

Bitcoin kerap dirasakan sebagai suatu instrumen investasi baru yang potensial dalam memaksimalkan keuntungan. Nama Bitcoin sendiri telah terdengar lumayan lama dengan antusiasme pegiat investasi pada di antara jenis cryptocurrency ini. Keuntungan yang ditawarkan begitu menggiurkan sebab peningkatan valuasinya dari masa-masa ke waktu paling luar biasa. Di Indonesia sendiri sudah banyak basis pemakainya bahkan sejumlah perusahaan berdiri khusus berguna menjadi platform jual beli (transaksi) Bitcoin seperti Luno, Indodax, Pintu, Tokocrypto.

Kepopuleran Bitcoin tidak sembarangan, Bitcoin utamanya dipakai dalam transaksi di internet tanpa memakai perantara alias tidak memakai jasa bank. Meskipun sempat mengalami banyak rumor yang tidak mengenakan sebab kurangnya sosialisasi dan wawasan banyak orang ketika itu, tapi sebetulnya investasi Bitcoin lumayan aman dan dapat sangat menguntungkan.

Berikut hal menarik lainnya yang membuat investasi Bitcoin jadi instrumen investasi populer semua Millenial saat ini:

  • Harga Bitcoin (BTC) yang dapat meningkat lumayan drastis. Hanya dalam jangka hitungan bulan saja nilainya dapat menembus all-time high yang baru. Harga bitcoin pernah naik sampai 354% pada tahun 2020 yang membuatnya dapat mengalahkan return aset finansial lainnya.
  • Sekarang dapat dijadikan sebagai perangkat pembayaran dibeberapa transaksi digital, meskipun belum banyak.
  • PayPal yang juga adalah alat pembayaran transaksi online terbesar di dunia telah menerima pembayaran dengan Bitcoin.
  • Pengguna PayPal dapat menyimpan dan mengerjakan transaksi dengan Bitcoin di PayPal.
  • Bisa dipakai sebagai perangkat pembayaran jual-beli online untuk sejumlah e-commerce internasional/luar negeri laksana e-Bay dan Amazon.
  • Legal dan aman. Karena sudah ada kepastian hukum soal diperbolehkannya perniagaan Bitcoin di Indonesia menciptakan investasi di aset kripto ini menjadi lebih aman secara regulasi.

Sejarah Bitcoin

Pada tanggal 18 Agustus 2008, domain Bitcoin. Org telah terdaftar. Domain ini telah Dilindungi oleh Whois Guard, yang berarti identitas pemakainya bukanlah informasi publik. Kemudian pada 31 Oktober 2008, Satoshi Nakamoto menciptakan pengumuman di Milis Kriptografi di metzdowd.com. “Saya telah menggarap sistem finansial elektronik baru yang sepenuhnya peer-to-peer, tanpa pihak ketiga,” Magna Carta mengenai bagaimana Bitcoin beroperasi mulai hari ini. Pada 03 Januari 2009, Block kesatu dari blockchain Bitcoin yang dikenalkan dapat ditafsirkan sebagai suatu pernyataan, suatu petunjuk, atau terus sebagai penanda. Para pemakai cryptocurrency yakin bahwa ini adalah sebuah pengakuan khusus dari Satoshi setelah hadir di koran ‘The Times: Chancellor on brink of second bailout for banks’ pada tanggal yang sama. Versi kesatu dari perangkat lunak di Bitcoin di beritahukan atau di umumkan di milis Kriptografi pada 8 Januari 2009. Dan hari berikutnya, Blok 1 ditambang, dan penambangan Bitcoin telah mulai berjalan

Tips Investasi Bitcoin Untuk Para Pemula

  1. Membuat Akun

Mendaftar dan membuka akun di exchange ialah persyaratan utama bila hendak mulai melakukan pembelian bitcoin pertama anda untuk yang nantinya diinvestasikan.

Bitcoin Exchange, atau bursa Bitcoin, adalah sebutan untuk perusahaan yang meluangkan tempat (platform) eksklusif khusus yang dapat digunakan oleh orang-orang dari sekian banyak  negara untuk menukarkan Bitcoin dengan mata uang fiat seperti Dolar AS, Euro, Yuan, Rupiah, dan lain-lain atau dengan cryptocurrency yang lain.

Pendaftarannya dilakukan secara online, baik lewat software mobile atau lewat website. Aplikasi dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple Store. Syarat untuk membuka akun ialah mengisi Nama, Email, alamat, dan mengamini Ketentuan Perjanjian dan Kebijakan Privasi.

  1. Mendapatkan Verifikasi KYC

Setelah membuka akun, berikutnya anda harus menemukan verifikasi KYC untuk dapat lanjut ke tahapan berikutnya. Jika tidak menemukan verifikasi ini, anda tidak dapat melakukan transaksi meskipun telah buka akun.

Verifikasi KYC ialah proses penting untuk mengayomi semua peserta di exchange dan meyakinkan kepandaian AML (Anti Money Laundering) dilakukan dengan baik.

Proses verifikasi KYC terdiri atas unggah potret ID, memenuhi data pribadi, mengambil selfie potret dengan gerakan normal dan dengan gerakan acak. Sehingga data KYC dapat langsung  diproses setidaknya dalam waktu 1 hari kerja.

Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan saat verifikasi yakni pastikan belum mempunyai akun di exchange, menyerahkan data individu dengan benar dan akurat, serta memberikan potret yang cocok dengan KTP.

KTP mesti pribumi dan mesti jelas pada saat di upload. Saat mengambil gambar pastikan wajah tampak jelas tanpa memakai topi ataupun kaca mata. Pastikan wajah sedang di tengah supaya fotonya cocok dengan wajah dan pada potret liveness saat selfie dengan KTP. Jika sudah sukses silakan pilih tombol selesai, dan tunggu konfirmasi di email.

  1. Melakukan Deposit Terlebih Dahulu

Untuk dapat membeli bitcoin aset kripto lainnya, anda harus mengerjakan Deposit rupiah ke tabungan yang telah ditentukan. Berikut sejumlah cara deposit yang ditawarkan oleh exchange:

  • Transfer bank (rekening & virtual account)
  • E-wallet (OVO, GoPay, ShoppePay)
  • Setor tunai ke kantor
  • Kartu Kredit, Kartu Debit (hanya exchange di luar negeri)
  • PPOB (Alfamart dll)

Kamu dapat juga deposit dalam bentuk koin, dapat Bitcoin, Ethereum dan jenis coin lainnya. Di masing-masing exchange terdapat susunan coin yang diterima sebagai deposit. Exchange akan menerbitkan ‘alamat’ wallet. Alamat berikut yang dipakai untuk mengantarkan coin dari exchange lain.

  1. Memilih Pair Aset Kripto

Sebelum mulai mengerjakan transaksi, anda harus memilih pair atau pasangan yang hendak di tradingkan. Pair sangat populer ialah Bitcoin terhadap Rupiah atau berapa harga Bitcoin dalam Rupiah.

Pair ini sama seperti saat membeli valas, USD to IDR, berapa Rupiah harga 1 US$. Jenis pair aset kripto yang dapat diperdagangkan berbeda-beda di masing-masing exchange. Pada satu perusahaan exchange saja dapat ada 100 lebih pair aset kripto.

  1. Mulai Order

Untuk dapat akhirnya menjual dan membeli, pemakai mesti mengerjakan order di software atau situs exchange. Ada sejumlah jenis order yang mesti diketahui sebab jenis order bersangkutan dengan fee yang mesti dibayar :

  • Limit (Maker)

Jenis order ini ialah user memasang pada harga tertentu dan tidak pada harga yang terdapat di pasar ketika itu.

Pada sisi penjual seringkali limit order dipasang dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar. Tapi bila pada sisi pembeli, maka harga yang di pasang menjadi lebih rendah dari harga pasar. Order yang pending bakal masuk dalam antrian order Jual/Beli (Order Book). Dengan begitu, member sudah menjadi seorang Market Maker. Jenis order ini dinamakan ‘maker’ sebab membuat order baru. Berbeda dengan order taker, yang mengekor harga di pasar ketika itu. Order ini nanti baru bakal tereksekusi saat harga pasar bergerak menyentuh harga yang dipasang oleh limit order. Tidak terdapat beban fee dari exchange dengan jenis order maker ini alias fee jual-beli adalan nol (0).

  • Market (Taker / Instan)

Jenis order ini dapat langsung dieksekusi sebab mengikuti posisi harga pasar yang ada. Jadi bila order beli, beli di harga pasar saat itu, bila order jual, jual di harga pasar saat itu. Order ini tidak jarang disebut pula sebagai order taker atau instan. Disebut Instan karena order langsung terjadi, sementara disebut taker sebab mengambil harga yang telah ada di pasar dan tidak menciptakan harga baru. Jenis order ini dikenakan ongkos oleh exchange. Fee ordernya seringkali sebesar persentase tertentu dari nilai transaksi, mulai dari 0.1% sd 0.3%.

  • Order Book

Order book ialah data yang disediakan oleh exchange di aplikasi, yang mengindikasikan urutan order yang terdapat di exchange ketika ini menurut harga dan jumlahnya. Ketika sebuah order telah terjadi maka berikutnya order itu akan terbit dari order book. Kelebihan order book ialah menunjukkan bagaimana pergerakkan harga di pasar dan kedalaman jumlah ordernya.

  1. Mulai Lakukan Transaksi Beli-Jual

Setelah memilih pair yang hendak diperjual belikan. Anda tinggal membuat ordernya dengan memasukkan harga dan jumlah Bitcoin yang berkeinginan dibeli, kemudian akan hadir jumlah rupiah yang dibutuhkan. Pilih jenis order, taker atau maker. Kalau memilih taker, order akan langsung tereksekusi disaat tersebut juga cocok dengan harga pasar yang ada. Jumlah kepemilikan Bitcoin bakal langsung terupdate dan jumlah deposit Rupiah berkurang cocok dengan jumlah pembelian yang dilakukan.

Kalau memilih maker, order tidak langsung terjadi dan mesti menantikan sampai match di harga yang diinginkan. Selama belum terjadi match, order akan menantikan di order book. Proses penjualan Bitcoin sendiri sama dengan pembeliannya. Hanya sekarang, sesudah eksekusi berhasil, deposit Rupiah meningkat dan kepemilikan Bitcoin berkurang.

  1. Penarikan/Withdraw

Untuk menarik bitcoin anda kedalam format rupiah metodenya cukup mudah, yakni dengan mengemukakan penarikan di software yang digunakan. Anda juga dapat menarik bitcoin yang dipunyai di exchange. Tinggal memasukkan alamat wallet yang menjadi tujuan ekspedisi bitcoin. Dibutuhkan waktu1 x 24 jam guna proses penarikan rupiah. Karena exchange memakai jaringan perbankan untuk mengantarkan uang. Penarikkan dikenakan biaya. Ada pula peraturan soal minimum dan maksimum penarikan guna rupiah maupun coin crypto. Jadi, lama atau cepatnya ditentukan oleh proses di bank juga. Masing – masing exchange memutuskan kebijakan ongkos withdrawing yang berbeda-beda.

  1. Transfer Bitcoin

Di samping ditarik, bitcoin juga dapat ditransfer ke investor bitcoin lainnya yang satu exchange dengan mu. Caranya dengan memenuhi alamat wallet yang dituju guna kirim terbit exchange atau menyebutkan user ID guna kirim ke dalam satu exchange. Alamat wallet menjadi semacam no rekening bila mentransfer uang. Wallet ialah tempat menyimpan aset kripto. Sama dengan kita menabung di dompet anda akan mendapatkan alamat wallet. Alamat ini dipakai untuk mengantarkan atau menerima aset kripto. Anda juga dapat menyimpan aset kripto di exchange dimana wallet akan dikelola juga oleh exchange, mempunyai wallet sendiri.

Continue Reading →

Jenis – Jenis Investasi Reksadana dan Keuntungannya

Reksadana adalah kumpulan dana yang dikelola untuk mengerjakan investasi seperti melakukan pembelian saham, obligasi dan instrumen finansial lainnya. Reksadana juga adalah salah satu investasi yang mudah sebab tidak membutuhkan modal yang paling besar, dapat dilaksanakan secara pribadi maupun institusi, dan ada manajer investasi yang menolong Anda.

Investasi Reksadana

Reksadana sendiri sudah ditata oleh Undang-Undang. tercantum pada Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995. Aktivitas Reksadana pun sudah dipantau oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga membuat anda tidak perlu cemas dalam memilih investasi reksadana.

Reksadana ialah instrumen untuk mengoleksi dana investasi dari masyarakat, yang selanjutnya diinvestasikan dan dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi ke dalam sekian banyak  instrumen investasi.

Cara kerja Reksadana ialah investor menyetorkan dana investasi ke manajer investasi yang nantinya akan mengelola reksa dana itu kedalam penempatan di berebagai instrumen investasi sesuai kepandaian dan strategi investasi yang sudah diputuskan dalam prospektus reksadana.

Jenis reksadana sebagai produk investasi

Investasi yang tepat sasaran butuh dilakukan supaya mendapatkan deviden yang optimal cocok dengan rencana. Dengan adanya jenis reksadana yang beragam, disarankan untuk memahami tentang definisi dari sekian banyak  jenis reksadana yang ada.

  1. Reksadana Pasar Uang

Jenis reksadana pasar uang ialah sebuah investasi yang dilaksanakan dalam format instrumen investasi pasar uang. Biasanya jenis reksadana ini mempunyai jangka waktu tidak cukup dari satu tahun. Instrumen investasi yang ditawarkan pada jenis reksadana pasar uang seringkali berupa deposito berjangka, sertifikat deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), serta instrumen investasi pasar uang lainnya. Reksa dana pasar uang adalah salah satu jenis reksadana dengan profil risiko yang lebih rendah. Hal itu didasari oleh tujuannya untuk mengawal likuiditas dan pemeliharaan modal investasi.

  1. Reksadana Pendapatan Tetap

Meskipun mempunyai risiko yang lebih tinggi dibanding reksa dana pasar uang, reksa dana penghasilan tetap adalah salah satu jenis reksadana yang lumayan populer di mata investor. Pengertian dari jenis reksadana penghasilan tetap ialah sebuah investasi reksadana yang menginvestasikan aktivanya dalam format efek utang atau obligasi dengan persentase paling tidak 80 persen. Jenis reksadana satu ini mempunyai tujuan utama guna menghasilkan tingkat return yang stabil.

  1. Reksadana Campuran

Sesuai dengan namanya, definisi dari jenis reksadana campuran ialah sebuah investasi reksadana dengan memperhitungkan dana investor ke dalam format kombinasi instrumen investasi saham dan obligasi pada portofolio investasinya. Keuntungan dari jenis reksadana satu ini ialah tingkat pengembalian modalnya yang mempunyai persentase tinggi. Di samping itu, jenis reksadana ini pun menghadirkan risiko yang tinggi guna investasi ini.

  1. Reksadana Saham

Salah satu jenis reksadana lainnya ialah reksadana saham. Jenis reksadana satu ini mempunyai pengertian sebagai sebuah kegiatan dalam menginvestasikan dana paling tidak 80 persen ke dalam format saham. Di antara semua jenis reksadana yang ada, reksadana saham adalah jenis reksadana dengan profil risiko yang sangat tinggi. Bertujuan untuk mengawal pertumbuhan harga saham dalam jangka panjang, investasi reksa dana ini mempunyai tingkat return yang sangat tinggi.

Investasi dalam sekian banyak  jenis reksadana dapat jadi salah satu kegiatan yang menjanjikan sebagai pilihan untuk memperkuat kondisi keuangan Anda. Di samping reksa dana, ketika ini, tidak sedikit sekali produk investasi yang dapat diakses oleh siapapun yang hendak memulai guna berinvestasi, seperti saham, obligasi, deposito, emas atau logam mulia, properti, serta asuransi.

Setelah memahami tentang jenis-jenis reksadana yang ada, ayo ketahui secara singkat mengenai apa yang perlu dilaksanakan saat mengerjakan investasi reksadana. Dalam memulai mengerjakan investasi reksadana, kita sebagai investor terus perlu menyetorkan uang untuk pihak manajer investasi yang diadakan oleh pihak bank dan penyedia asuransi guna memilih dan melakukan pembelian reksa dana yang diinginkan.

Setelah itu, kamu hanya perlu memerhatikan pergerakan dan pertumbuhan investasi kita sembari meningkatkan dana, layaknya pekerjaan menabung.

Keuntungan investasi reksadana

Sebagaimana dengan jenis investasi lainnya, sekian banyak  jenis reksadana sebagai produk investasi menawarkan deviden yang bisa memperkuat kondisi keuangan anda, untuk hari ini dan sampai nanti. Berikut ialah keuntungan dalam menginvestasikan dana ke jenis reksadana yang cocok dengan opsi anda.

  1. Mudah untuk dipelajari

Seperti yang sempat diterangkan sebelumnya, mengetahui pengertian reksadana bukanlah urusan yang sulit. Anda hanya perlu mengunjungi penyelenggara manajemen investasi seperti bank atau penyedia asuransi guna memulai melakukan pembelian produk reksa dana. Bersama manajer investasi, nantinya akan mendapatkan informasi lebih mendetail bersangkutan definisi reksa dana dan produk-produk yang ingin anda investasikan. Setelah sukses membeli, Anda akan mendapatkan laporan bersangkutan pertumbuhan investasi reksa dana masing-masing bulannya yang dilaksanakan oleh manajer investasi untuk anda.

  1. Penawaran yang beragam

Saat anda mulai untuk mengetahui pengertian reksa dana, anda pun nantinya akan diberi pemahaman mengenai produk-produk reksa dana yang tersedia untuk anda. Penawaran reksa dana ini secara umum terbagi menjadi dua, terdapat reksa dana konvensional dan reksa dana syariah. Sebagai investor, Anda nantinya diberi keleluasaan untuk memilih jenis produk reksa dana mana yang cocok dengan kemauan anda. kita pun nantinya mendapatkan informasi berhubungan lembaga apa saja yang meluangkan produk reksa dana yang dapat Anda beli untuk investasi.

  1. Modal mulai relatif tercapai dan risiko relatif rendah

Berbeda dengan saham yang mewajibkan Anda melakukan pembelian dalam satuan lot dengan akumulasi dana yang lumayan besar. Dengan mengetahui pengertian reksa dana dalam aspek transaksi, Anda dapat membeli reksa dana yang cocok dengan angka yang sudah Anda persiapkan atau sisihkan, selayaknya menabung. Persentase deviden yang anda dapatkan pasti secara adil diserahkan sesuai dengan modal investasi yang kita miliki.

Dengan menerbitkan uang cocok dengan keperluan dan situasi Anda, risiko yang kita dapatkan di investasi reksa dana ini ingin kecil dan bisa diantisipasi.

  1. Dikelola secara profesional dan transparan

Selaku pengelola investasi, manajer investasi mestilah mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang tinggi, serta profesionalitas yang baik. Sebelum menjadi manajer investasi, semua pengelola itu juga diwajibkan untuk menemukan sertifikat supaya mampu mengawal integritas dan mengetahui reksa dana secara borongan untuk menolong jalannya investasi semua nasabah. Manajer investasi pun akan senantiasa memberitahukan perkembangan investasi kita secara transparan, sehingga anda pun dapat merasa aman dan nyaman untuk terus mengerjakan investasi dan mengetahui pengertian reksa dana lebih jauh.

  1. Akses investasi melewati kanal online

Di era yang serba digital ini, akan lumayan menyebalkan andai transaksi finansial tidak dimaksimalkan secara online. Untuk memberi fasilitas terhadap investasi anda, transaksi dan informasi berhubungan reksa dana sudah dapat dilakukan secara online. Anda hanya perlu  mengaksesnya melalui software mobile banking dan internet banking, kapanpun dan di manapun.

Meskipun menawarkan pelbagai keuntungan yang terdapat dari jenis reksadana yang ada, investasi tetaplah mempunyai risiko. Risiko yang dapat ditemukan di investasi reksadana yang kita miliki seringkali terjadi pada berkurangnya nilai unit penyertaan atau nilai dari produk reksa dana yang Anda miliki. Risiko ini seringkali hadir sebab adanya penurunan pada nilai efek saham, obligasi, atau surat berharga lainnya yang tergolong ke dalam unsur dari reksa dana.

Di samping itu, risiko beda yang sering hadir ialah masalah likuiditas. Risiko ini seringkali dialami oleh manajer investasi yang berkeinginan menjual pulang unit-unit reksa dana cocok dari keputusan investor. Investasi yang dikelola manajer investasi yang terkumpul dari sekian banyak investor untuk diinvestasikan ke dalam portofolio efek, seperti SBI, obligasi, dan saham.

  • Apa peran Bank Kustodian dalam Reksadana ?

Bank Kustodian berperan menyimpan dana atau portofolio kepunyaan investor serta mengerjakan penyelesaian transaksi dan administrasi Reksadana.

  • Kenapa Investasi Reksadana ?

Reksadana cocok untuk investor yang memiliki banyak keterbatasan, lseperti waktu yang terbatas, dana terbatas, informasi terbatas, dan pengetahuan investasi yang terbatas. Karena uang yang ditempatkan dikelola oleh Manajer Investasi, dalam Reksadana, investor dapat menyerahkan pengelolaan investasi untuk ahli nya. Mereka tidak perlu lagi repot mengerjakan analisa dan mengelola portfolio. Semuanya di berikan kepada Manajer Investasi.

  • Apa dasar hukum Reksadana ?

Berdasarkan keterangan dari Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana ialah wadah yang dipergunakan guna menghimpun dana dari masyarakat pemodal guna selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.”

  • Apa perlu dana besar mulai investasi Reksadana ?

Tidak. kita bisa mengerjakan investasi di Reksadana mulai dari Rp 10 ribu.

  • Apakah Investasi di Reksadana Dijamin Pasti Kembali ?

Tidak. Reksadana ialah investasi, sehingga tentu ada risikonya dan tidak terdapat jaminan. Tidak seperti Tabungan atau Deposito yang dipastikan oleh pemerintah lewat Lembaga. Ada bisa jadi kerugian dalam seluruh jenis investasi, tergolong Reksadana. Karena itu, sebelum melakukan pembelian pahami seluruh risikonya dengan baik.

  • Bagaimana Cara Mulai Investasi Reksadana Mudah dan Murah ?

Beli lewat kemudahan Reksadana Online, contohnya ialah IPOTFUND, Bareksa Commonwealth Bank, atau memakai Robo Advisor yang dapat memberikan rekomendasi portfolio secara gratis.

  • Bagaimana Cara Investasi Reksadana ?
  1. Kumpulan Reksadana secara Online
  2. Pilih Reksadana cocok Tujuan Investasi
  3. Setor Dana ke Manajer Investasi
  4. Mulai Investasi Reksadana.
  • Apa Tolak Ukur Nilai Investasi Reksadana ?

NAB (Net Asset Value/Nilai Aktiva Bersih) adalah tolak ukur mengawasi hasil Reksadana. NAB per saham/unit penyertaan ialah harga dari portofolio sebuah reksadana sesudah dikurangi biaya operasional kemudian dipecah jumlah saham/unit penyertaan yang sudah beredar (dimiliki investor) pada ketika tersebut.

  • Apa Aplikasi Investasi Reksadana Online ?

Seiring trend digitalisasi dan Fintech, kini sudah tidak sedikit tersedia software investasi Reksadana online yang mempermudah masyarakat mengerjakan jual dan beli Reksadana secara online dan tidak butuh datang ke kantor cabang.

  • Bagaimana investsi Reksadana yang aman ?

Pastikan kita tahu tujuan finansial melakukan investasi Reksadana dan pilih jenis Reksadana yang cocok dengan tujuan finansial risk appetite Anda.

Begitulah tips dan cara yang harus Anda lakukan untuk berinvestasi di reksadana. Bersikaplah cerdas dan teliti sebelum berinvestasi.

Continue Reading →

Jenis – Jenis Investasi Saham Yang perlu Anda ketahui

Saham ialah bukti kepemilikan nilai suatu perusahaan atau bukti penyertaan modal. Pemilik saham juga mempunyai hak guna mendapatkan dividen cocok dengan jumlah saham yang dimilikinya. Dengan memegang saham, maka pribadi maupun badan dapat mengeklaim kepemilikan pada sebuah perusahaan terbuka. Artinya, pemegang saham berapa juga jumlah eksemplar yang dimilikinya berhak muncul dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Salah satu teknik untuk mempunyai saham perusahaan, seseorang mesti membelinya di pasar modal.

investasi saham

Investasi saham ialah pemilikan atau pembelian saham-saham perusahaan oleh sebuah perusahaan beda atau perorangan dengan destinasi untuk mendapat  pendapatan ekstra diluar penghasilan dari usaha pokoknya. Jadi saham adalah salah satu instrumen pasar modal yang diperbandingkan di lantai bursa efek, yang digunakan untuk perusahaan guna kelangsungan hidup perusahaan dalam memerlukan dana dari masyarakat.

Jenis – Jenis saham

Dari pembagian saham menurut hak tagih atau klaim, teknik peralihan, dan kinerja perdagangan, sebagai berikut jenis-jenis saham dan penjelasannya.

  • Saham biasa (common stock)
  • Saham preferen (preferred stock)
  • Saham atas unjuk (bearer stock)
  • Saham atas nama (registered stock)
  • Blue chip stock
  • Income stock
  • Growth stock
  • Speculative stock
  • Counter Cyclical stock
  1. Saham biasa (common stock)

Saham biasa (common stock) ialah jenis saham dengan hak klaim yang didasarkan pada laba atau rugi yang didapatkan perusahaan atau emiten. Jenis saham ini adalah jenis yang umum diperdagangkan, baik membuat ritel maupun korporat. Keuntungan mempunyai saham biasa berupa:

  • Dividen (kalau perusahaan menghasilkan laba)
  • Hak suara
  • Hak mendapat hasil penjualan kekayaan perusahaan (paling akhir sesudah melunasi kewajiban) bila perusahaan bangkrut
  1. Saham preferen (preferred stock)

Saham preferen (preferred stock) ialah jenis saham yang mendapat unsur hasil tetap dan mendapat prioritas utama dari hasil penjualan aset bila perusahaan bangkrut. Karena cirinya tersebut, saham preferen diserupakan sebagai hasil penggabungan antara obligasi dan saham biasa. Saham preferen pun punya ciri-ciri sebagai berikut.

  • Tidak punya hak suara.
  • Mendapat prioritas lebih dahulu dalam pemberian dividen.
  • Punya hak terima pembayaran senilai nominal saham setelah keharusan dilunasi sekiranya perusahaan dibubarkan.
  • Punya pengaruh di manajemen atas pencalonan pengurus.

Saham preferen juga terbagi ke sejumlah jenis, yaitu:

  • Saham preferen kumulatif (cumulative preferred stock) yang memberi hak ke pemiliknya soal pembagian dividen secara kumulatif dalam persentase atau jumlah tertentu.
  • Saham preferen nonkumulatif (non-cumulative preferred stock) yang mana pemegang sahamnya diserahkan prioritas dalam pembagian dividen hingga persentase atau jumlah tertentu.
  • Saham preferen berpartisipasi (participating preferred stock) yang mana mempunyai saham mendapat dividen tetap dan dividen tambahan bila mencapai target yang ditetapkan.
  1. Saham atas unjuk (bearer stock)

Saham atas unjuk (bearer stock) ialah saham yang nama pemiliknya tidak dituliskan supaya mudah dipindahtangankan dari satu investor ke investor lainnya. Dari segi hukum, siapa aja yang memegang saham ini dinyatakan sebagai mempunyai dan punya hak muncul dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

  1. Saham atas nama (registered stock)

Saham atas nama (registered stock) ialah jenis saham yang nama pemiliknya tertulis secara jelas dan peralihannya mesti lewat formalitas tertentu.

  1. Blue chip stock

Saham blue chip (blue chip stock) ialah jenis saham biasa dengan kapitalisasi pasar ≥ Rp 10 triliun. Biasanya saham blue chip menjadi penggerak dalam indeks industri sejenis, bahkan indeks keseluruhan. Emiten yang sahamnya termasuk sebagai blue chip seringkali punya penghasilan yang stabil dan tidak jarang kali dalam membagi-bagikan dividen.

  1. Income stock

Income stock ialah jenis saham dengan pembayaran dividen lebih tinggi dikomparasikan rata-rata dividen yang dibayarkan tahun sebelumnya. Nilai dividen yang diberikan dapat tinggi sebab kemampuan perusahaan atau emiten dalam menghasilkan laba lebih tinggi dikomparasikan periode sebelumnya secara teratur.

  1. Growth stock

Growth stock ialah jenis saham dengan pertumbuhan penghasilan yang tinggi dalam lingkup sektor atau industri sejenis.

  1. Speculative stock

Speculative stock ialah jenis saham yang mana perusahaan atau emiten meraih pendapatan yang tidak stabil dari tahun ke tahun, tetapi berkesempatan memperoleh lebih tinggi di masa depan walaupun gak pasti.

  1. Counter Cyclical stock

Counter cyclical stock ialah jenis saham yang gak terlampau terdampak suasana ekonomi makro ataupun bisnis secara umum. Ketika situasi ekonomi makro sedang gak baik, harga saham ini masih tetap tinggi, lagipula kalau emiten masih dapat membagi-bagikan dividen yang besar.

Jenis-jenis saham blue chip

  • Telah diterangkan sebelumnya, saham blue chip adalahsaham yang mempunyai kapitalisasi pasar ≥ Rp 10 triliun.
  • Dalam tulisan 30 Perusahaan Terbesar di Indonesia, kapitalisasi pasar ialah nilai borongan dari saham perusahaan yang beredar.
  • Perhitungan kapitalisasi pasar memakai rumus: harga per eksemplar saham X semua saham yang beredar.

Simpelnya, semakin tinggi kapitalisasi pasar sebuah emiten, semakin tinggi nilai jual semua saham emiten tersebut.

Karakteristik Saham

Tiap-tiap jenis saham mempunyai karakteristik. Contohnya aja growth stock. Sekalipun saham ini belum tentu menyalurkan dividen, growth stock menawarkan performa terbaiknya dari sisi harga. Pertumbuhan penghasilannya mendapat keyakinan investor sehingga tidak sedikit investor yang melakukan pembelian growth stock. Hasilnya, sangat positif terhadap growth stock menciptakan harga per lembarnya naik. Dengan ciri khas utamanya yang seperti itu, sebagai berikut karakteristik-karakteristik lainnya dari saham growth stock.

  1. Emiten growth stock dikelola kesebelasan kerja yang punya kapabilitas dan inovatif

Growth stock digemari karena dapat menghasilkan penghasilan yang besar. Pendapatan yang besar, tergolong keuntungan cuma dapat diraih bila perusahaan dikelola kesebelasan yang punya kapabilitas dan inovatif. Saham digolongkan sebagai growth stock dengan menyaksikan tim kerja di belakang emiten itu dan menyaksikan siapa sosok pemimpin di baliknya. Memastikan reputasi sosok-sosok di balik emiten itu menjadi di antara pertimbangan memilih growth stock.

  1. Berbisnis di pasar yang powerful dan terus bertumbuh

Pertumbuhan penghasilan emiten growth stock tidak terlepas dari pasar di mana emiten itu menawarkan produk atau jasanya. Pasar yang akan atau sedang bertumbuh jelas menjanjikan peningkatan penghasilan dari emiten growth stock. Pastinya pasar yang sedang bertumbuh nantinya punya pangsa pasar yang potensial. Dengan didukung inovasi dan kelebihan produk perusahaan besar bisa jadi mempunyai emiten meraup yang banyak konsumen sehingga menambah pendapatannya.

  1. Punya daftar pertumbuhan penghasilan yang kuat

Untuk meyakinkan apakah sebuah emiten punya ciri khas saham growth stock atau tidak, tinjau laporan keuangannya tiap tahun.

Kemudian bandingkan tahun yang sedang berlangsung dengan tahun sebelumnya dan tahun sebelumnya lagi. Kalau penghasilan emiten tiap tahun atau kuartalnya terus meningkat, sehingga bisa jadi besar saham emiten tersebut tergolong growth stock.

  1. Growth stock tidak sama dengan saham overvalued

Growth stock memang menarik. Sampai-sampai harganya terus tinggi, bahkan di luar kewajaran. Kalau mengejar saham seperti itu, terdapat baiknya dihindari. Saham itu alih-alih growth stock ternyata overvalued stock. Membeli growth stock bukan berarti anda harus menghambur-hamburkan duit demi melakukan pembelian saham yang sebetulnya overvalued. Belilah saham dengan memperhatikan mendasar emiten. Saham yang tepat guna dipilih ialah saham yang mencerminkan mendasar emiten tersebut sendiri.

Pengecekan mendasar saham secara cepat dapa memakai rasio Price to Earnings Ratio (PER) dan nilai kitab atau Price to Book Value (PBV).

Namun, memakai kedua rasio itu tidak secara otomatis mengejar saham yang tepat ya.

  1. Punya pangsa pasar yang besar

Sebagaimana telah diterangkan pada poin nomor dua, pangsa pasar yang pontesial pasti saja menjadi garansi penjualan sebuah emiten. Emiten dapat meningkatkan penghasilannya sebab pangsa pasar miliknya terus berkembang. Itu berarti jumlah pelanggannya terus bertambah. Namun, persaingan di pasar yang sama tidak boleh sampai dikesampingkan krena pasar yang dituju terus berkembang. Ingat, emiten dengan orang-orang inovatif dan punya kapabilitas yang dapat merebut pasar.

Itu tadi informasi seputar jenis-jenis saham yang terdapat di pasar saham. Dengan mengetahui saham-saham tersebut, anda terus memperkaya pengetahuan mengenai investasi dan menghindari kesalahan dalam melakukan pembelian saham. Kepemilikan saham masih tidak cukup lengkap rasanya bila tidak mempunyai asuransi. Kalau saham sebagai opsi mengembangkan nilai uang, asuransi menjadi pilihan mengayomi nilai duit dari risiko-risiko yang merugikan. Bagi anda yang betul-betul paham dan mau mengayomi nilai uangmu.  Selain melakukan pembelian asuransi, tidak boleh lupa ketahui profil risiko investasi mu saat mengawali berinvestasi. Dengan memahami profil risiko, anda akan bisa lebih mudah menilai produk-produk investasi yang sesuai untuk anda jalani.

Continue Reading →

Jenis – Jenis Investasi Emas dan Keuntungannya

Emas adalah logam mulia yang lumayan diminati oleh banyak masyarakat. Bagaimana tidak? Dengan tampilan yang menarik, membuat perhiasan satu ini sukses memikat perhatian banyak orang sebab dikenal sebagai barang investasi dengan kepastian bahwa akan memberikan keuntungan untuk  para pemiliknya.

Investasi Emas

Tidak mengherankan, sebab investasi emas mempunyai keuntungan utama di mana kecenderungan harganya yang selalu naik dari tahun ke tahun. Hal ini jelas akan memberikan keuntungan untuk  para pemiliknya, khususnya jika selisih harga beli dan harga jual nya lumayan  besar.

Bukan menjadi rahasia umum jika masyarakat menjadikan emas sebagai salah satu format investasi untuk dipetik hasilnya di masa yang akan datang. Berbagai bentuk emas begitu diminati, seperti bentuk emas perhiasan, emas dinar, dalam bentuk batangan, dapat juga simpanan emas yang kegunaannya untuk pendanaan pendidikan, biaya kesehatan, untuk keperluan biaya naik haji, bahkan untuk melakukan pembelian  rumah.

Jenis-jenis Investasi Emas yang bisa dipilih

Sebelum menyimpulkan  untuk melakukan investasi, usahakan  kenali dulu jenis-jenis emas yang dapat  dipilih. Berikut sejumlah  jenisnya untuk anda pahami dahulu.

  1. Emas Batangan

Emas batangan termasuk  dalam investasi emas yang paling  aman sebab sifatnya tetap dan tidak berubah. Emas batangan ini sifatnya paling mudah dipasarkan kembali terutama jika anda sedang memerlukan uang dalam masa-masa mendesak. Emas batangan tergolong  investasi yang sangat menguntungkan baik guna  jangka pendek maupun jangka panjang.

  1. Emas Perhiasan

Jenis yang kesatu yakni perhiasan emas. Emas perhiasan tidak sedikit dipilih sebab tidak terus menjadi benda investasi emas saja, tetapi juga dapat dipakai fungsinya secara langsung, yaitu sebagai perhiasan. Tidak heran jika emas perhiasan banyak digemari kaum hawa. Emas perhiasan ini adalah investasi jangka panjang yang memberi keuntungan.

  1. Sertifikat Emas

Tidak terus memanfaatkan emas fisik saja, tetapi anda juga dapat berinvestasi dalam bentuk sertifikat emas. Sertifikat emas adalah sertifikat sah atau resmi yang menunjukan bahwa anda mempunyai tabungan emas di sebuah bank tertentu. Sertifikat emas bisa menjadi pilihan  investasi yang menguntungkan untuk anda.

  1. Koin Emas

Di samping dalam format batangan dan perhiasan, koin emas juga adalah pilihan untuk  yang ingin melakukan investasi dengan logam mulia emas. Secara umum perbedaannya koin emas tidak begitu jauh dibandingkan dengan investasi emas lainnya. Logam mulia ini relatif aman dari gejolak inflasi dan dapat  mengikuti nilai mata uang asing.

Keuntungan Memiliki Investasi Emas

  1. Bebas Pajak

Tidak terdapat pajak berbeda dengan memiliki saham pada sebuah perusahaan tertentu. Keuntungan yang didapat dari investasi yang baik pada sebuah perusahaan tidak kemudian  langsung dinikmati oleh semua  pemegang saham perusahaan tersebut. Karena, mendapatkan deviden ini terkadang juga diikuti dengan adanya pajak atau terkadang bentuk keuntungan itu  bukanlah dalam bentuk uang tunai tetapi tambahan lembar saham perusahaan. Memiliki emas sebagai barang investasi adalah pilihan yang tepat bila anda mengharapkan investasi bebas pajak.

  1. Sifatnya yang Mudah Dicairkan

Keuntungan pertama  yang lumayan menggiurkan dalam berinvestasi, pasalnya bentuk dan jenis investasi lain mempunyai  kecenderungan sifat yang lebih susah untuk dicairkan atau hanya dapat diklaim  pada saat tertentu saja. Berbeda halnya dengan investasi emas yang memberikan keluasaan untuk  para pemegang investasi ini untuk dapat mencairkannya ke dalam bentuk uang tunai dengan waktu yang relatif mudah dan waktu yang relatif singkat saja serta lebih luwes  dari pada jenis investasi lainnya.

  1. Melindungi Nilai Kekayaan

Nilai Uang dengan kecenderungan nilainya yang bertambah  dari tahun ke tahun, maka emas sangat sesuai  bila dinamakan  sebagai investasi yang paling dapat  melindungi nilai kekayaan seseorang. Perlindungan investasi emas terhadap kekayaan seseorang dapat digambarkan  dari harganya yang selalu stabil dan cenderung mengalami kenaikan, sehingga ketika dipasarkan  kembali, pemegang investasi emas ingin mendapatkan hasil balik yang lebih tinggi. Kelebihan laindari investasi emas ialah anda tidak perlu melakukannya dalam jumlah besar, seperti membelinya dalam bentuk perhiasan. Yang tentu saja Investasi ini mempunyai segudang  keuntungan lain yang dengan profit yang menggiurkan. Maka tidak heran bila sekarang  terdapat banyak  toko emas bermunculan untuk menarik minat masyarakat sehingga mereka yang hidup pada level ekonomi menengah ke bawah, yakni dengan cara menjual jenis emas muda yang harganya lumayan  terjangkau dibandingkan  dengan emas tua.

Meski begitu, masing-masing jenis investasi tidaklah sempurna. Di balik keuntungan dan manfaat yang lebih yang terdapat pada investasi emas, tetap saja terdapat sejumlah kelemahan yang mungkin tidak cukup atau jarang diketahui oleh banyak orang. Salah satunya ialah risiko penipuan berkedok investasi emas yang dilaksanakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab yang berani menyerahkan sebuah nama perusahaan besar dan menyerahkan promosi gencar untuk mengambil atau menarik hati semua calon investor yang juga sebenarnya adalah calon korban penipuan.

Kelemahan Investasi Emas

  1. Harganya Fluktuatif

Meski kecenderungan harga emas sering kali meningkat, tetapi peningkatan tersebut tidak sering terjadi setiap hari dan bukanlah suatu kejadian yang memakan sedikit waktu. Disebut mempunyai  kecenderungan penambahan  harga emas sebab tinjauannya dilakukan dalam waktu beberapa tahun. Emas pun juga terkadang mengalami penurunan harga jual walau tidak jarang mengalami kenaikan. Perubahan harga emas yang tidak jarang ini berpotensi mempersulit investor emas untuk dapat menghitung nilai investasi emas yang anda miliki di masa mendatang. Mungkin sejumlah investor akan mengambil nilai tengah dari sebuah ketidak tetapan harga emas per gram untuk menghitung nilai investasinya di masa depan dengan suku bunga tertentu.

Hal ini mungkin tidak akan berpengaruh banyak terhadap investor dengan investasi emas yang jumlahnya tidak terlalu luar biasa namun akan lumayan menjadi pertimbangan yang berat berhubungan dengan harganya yang fluktuatif untuk investor dengan jumlah investasi emas yang dapat dikatakan banyak. Jadi bila anda berencana mempunyai investasi emas dalam jumlah besar, pertimbangkan hal  fluktuasi harga emas.

  1. Risiko Kehilangan Yang Cukup Tinggi

Inilah risiko yang mesti dihadapi oleh investor emas, khususnya  yang menjadikan emas dalam bentuk perhiasan yang keseharian digunakan. Risiko ini hadir dari perampokan yang barangkali terjadi khususnya bila perhiasan yang dipakai  cukup banyak  atau mencolok.

Investasi emas dalam format batangan dengan jumlah yang cukup banyak juga rawan dengan risiko ini. Maka untuk menjaga aset mereka, pemegang investasi emas biasanya mau untuk membayar banyak dana untuk mencarter safe deposit box yang merupakan kemudahan sebuah bank guna menyimpan berkas maupun barang kepunyaan nasabah yang dirasa mempunyai nilai yang lumayan tinggi. Dengan keuntungan yang dirasa lumayan tinggi, investasi ini pun taidak lepas dari risiko yang tidak rendah pula. Perlunya mempertimbangkan lebih lanjut tentang  investasi ini bila anda tidak yakin dengan lingkungan sekitar yang merupakan ancaman untuk  investasi Anda.

  1. Dampaknya Sangat Kecil Terhadap Ekonomi Riil

Memiliki investasi emas tidak bisa memberikan kontribusi positif untuk pertumbuhan ekonomi secara riil. Hal ini diakibatkan bahwa keuntungan yang dimiliki ingin digunakan untuk kepentingan individu investor meskipun sejumlah diantara investor emas memakai keuntungan investasi ini untuk keperluan pembelanjaan yang mana pembelanjaan atau konsumsi pun sebagai indikator perkembangan ekonomi.

Berbeda urusan bila investor memiliki /mempunyai investasi dalam format saham perusahaan. Keuntungan yang didapat adalah akar dari keuntungan perusahaan, yang mana keuntungan ini akan dipakai kembali oleh perusahaan sebagai investasi lagi atau dipakai untuk membiayai jalannya roda perusahaan untuk  dapat memproduksi produk yang lebih banyak dan lebih baik.

  1. Investasi Dengan Jangka Panjang

Jelas Investasi emas bukanlah pilihan yang cocok untuk investor yang mengharapkan  keuntungan dalam waktu yang cepat. Fluktuasi harga emas yang lumayan besar tidak dapat  menjamin investor akan mendapatkan keuntungan besar dalam masa-masa singkat. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kecenderungan harga emas naik adalah proses yang lumayan  lama, dengan kata lain untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual yang tinggi tidak dapat  dilakukan dalam waktu yang singkat.

Fluktuasi harga emas ini juga tidak sedikit dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang nasional terhadap mata uang asing yang sekarang menjadi pembicaraan hangat sebab disinyalir akan  menyerupai dengan kejadian tahun 1998 dimana US$1 setara dengan Rp 17.000. Penyebab lainnya adalah kondisi keuangan  masyarakat di sebuah wilayah tertentu, contohnya  Indonesia.

Ketika masyarakat sedang dalam kondisi keuangan yang baik, investasi beda yang menjanjikan deviden lebih tinggi dalam waktu lebih singkat seperti investasi saham perusahaan tampak lebih unik dan menjanjikan. Pada akhirnya, investasi emas mulai ditinggalkan.

  1. Harganya Cenderung Melambat Ketika Kondisi Ekonomi Stabil

Inilah yang menjadi kenyataan sekaligus ironi. Harga emas akan mengalami peningkatan saat  kondisi ekonomi dalam suasana yang tidak stabil. Bisa jadi dalam waktu ini terjadi inflasi yang menyebabkan eskalasi dan juga penurunan harga emas.

Bila inflasi terjadi jauh lebih tinggi dari pada estimasi atau perkiraan masyarakat, tidak menutup kemungkinan bisa jadi bahwa harga emas akan jauh lebih tinggi. Begitu pula sebaliknya. Bila terjadi situasi ekonomi yang tidak stabil, emas dijadikan sebuah pilihan  teraman untuk menyelamatkan kekayaan investor.

Alasan Mengapa Memilih Emas sebagai Investasi Pilihan

Sebelum menilai jenis investasi yang akan dipilih, usahakan memperhatikan sejumlah  pertimbangan seperti keamanan, tingkat imbal hasil, sampai risikonya. Memilih investasi emas patut anda pertimbangkan. Investasi ini terbilang aman karena nilai emas tidak terpengaruh lonjakan inflasi. Jadi, andai  terjadi inflasi anda tidak perlu cemas dengan emas yang di simpan.

Logam emas juga mempunyai harga yang rata-rata mengalami kenaikan setiap tahunnya. Meskipun terkadang terdapat periode di mana emas mengalami penurunan harga, akan tetapi hal ini jarang terjadi. Sebaliknya, kenaikan emas berlaku lebih sering bahkan setiap tahun. Jadi logam mulia emas ini sangat sesuai  dijadikan sebagai investasi jangka panjang.

Salah satu kelebihan investasi emas ini ialah risiko kerugiannya rendah. Hal ini sebab  harga emas tidak diprovokasi oleh gejolak ekonomi seperti inflasi maupun hal eksternal lain. Lain halnya jika anda memilih investasi saham yang risikonya lebih besar sebab harga saham paling  fluktuatif dan ditentukan oleh banyak faktor.

Emas juga adalah investasi yang tak mesti mempunyai  modal besar. Anda dapat  membeli emas dengan dana di bawah satu juta guna 1 gram emas. Jika terdapat dana tambahan, anda dapat meningkatkan emas secara berangsur-angsur. Keuntungan lainnya, Anda bisa  mengonversikan emas ke dalam bentuk  tunai secara cepat dan mudah.

Berinvestasi merupakan kegiatan yang dapat mengamankan kondisi keuangan anda di masa depan. Meski demikian, anda tetap mesti menimbang jenis investasi apa yang paling sesuai  dan menguntungkan untuk dijalankan cocok dan menguntungkan kondisi keuangan  saat ini. Jika mengharapkan investasi yang aman dengan risiko rendah, maka investasi emas ialah pilihan yang tepat.

 

Continue Reading →

Investasi Properti, Keuntungan dan Resiko Yang perlu Anda ketahui

Properti ialah istilah yang menunjukan kepemilikan seseorang atau badan usaha atas sebuah  hak eksklusif.  Investasi ialah upaya menanam dana atau modal pada satu atau lebih dari satu jenis aset sekitar  periode tertentu dengan harapan untuk mendapatkan pendapatan  atau penambahan  nilai dari investasi.

Maka definisi investasi properti yaitu upaya menanamkan dana atau modal ke dalam sebuah aset milik individu  atau badan usaha dengan maksud mendapatkan deviden  penjualan dari penambahan nilai investasi di kemudian hari. Investasi atau bisnis properti erat kaitannya dengan aset berupa tanah dan bangunan. Berdasarkan keterangan dari konsep perencanaan keuangan, suatu aset properti dapat dinyatakan sebagai aset investasi jika nanti pemilik memasarkan aset itu di kemudin hari.

Investasi properti ialah  pembelian properti real estate yang ditujukan guna  mendapatkan Return of Investment (ROI) baik itu melalui hasil sewa, penjualan kembali atau campuran  dari kedua hal tersebut. Namun andai  pemilik memakai  properti tersebut  untuk lokasi  tinggal atau kebutuhan pribadi, maka akan menjadi aset konsumtif walau nilainya tetap akan merasakan  apresiasi (terus naik). Propertinya tersebut sendiri dapat dipunyai oleh investor perorangan, investor dalam format  kelompok atau suatu  korporasi. Dilihat dari jangka masa-masa  investasinya, investasi properti ialah  investasi yang lumayan  fleksibel, investasi yang dapat menjadi investasi jangka pendek ataupun jangka panjang nantinya. Jadi anda bisa menentukan jangka waktu investasinya sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan.

Keunggulan Investasi Properti

Keunggulan nya yaitu nilai properti biasanya stabil dari waktu ke waktu. Hal ini memang sudah tidak perlu untuk diragukan lagi, sebab kebutuhan akan hunian ataupun bangunan akan selalu ada di setiap saat. Belum lagi jika anda melakukan investasi pada properti yang mempunyai nilai aset tinggi seperti real estate atau pun apartemen eksklusif. 

Keuntungan dari Investasi Properti

Ada banyak alasan yang menguntungkan untuk memilih investasi pada sektor properti. Yaitu sebagai berikut :

  1. Harga properti terus naik

Seperti yang diterangkan di atas, harga dari sekian banyak properti akan terus naik di masa depan. Sebab angka pertumbuhan penduduk masih dapat bertambah. Oleh sebab itu, permintaan akan lokasi tempat tinggal juga akan terus meningkat di masa depan, sementara itu ketersediaan properti juga belum tentu mencukupi. Sesuai hukum ekonomi jika ketersediaan suatu  komoditas menipis namun  permintaannya banyak, ya harganya tentu  mahal. Di samping adalah aset riil, properti juga ialah bagian dari keperluan pokok yang mesti dipenuhi.

  1. Properti dapat dijadikan agunan

Sama halnya dengan aset riil atau aset finansial lainnya, properti adalah sebuah aset yang dapat dijadikan agunan atau jaminan. Ketika pemilik memerlukan pinjaman dana demi menjaga ketersediaan aset lancar, maka properti dapat dijadikan jaminannya. Pemilik tidak perlu memasarkan atau menjual aset ini untuk mendapatkan dana, cukup dengan menjaminkan surat kepemilikannya saja juga  bisa.

  1. Harga jual aset properti terdapat di tangan pemiliknya

Jika pemiliknya ingin cepat laku, maka mereka bisa saja menjualnya di bawah harga pasaran. Harga pasaran properti memang ada, tetapi  harga jual dari suatu aset properti terdapat di tangan pemiliknya. Jadi dapat dibilang, investasi properti tidaklah terlampau rumit untuk investor pemula. Di samping nilai aset properti yang terus meningkat, harga jualnya pun dapat  disesuaikan sendiri. 

  1. Kepemilikan properti bermanfaat untuk kesejahteraan anak cucu

Ingatlah poin pertama, di mana pertumbuhan penduduk dan ketersediaan properti belum pasti imbang di masa depan. Ketika anak cucu anda  tumbuh dewasa, mereka pasti akan mengalami kendala dalam mempunyai  aset properti. Nantinya kita yang akan menolong mereka untuk memadai kebutuhannya di masa depan dengan cara investasi properti.

Risiko Investasi Properti

Semua investasi pasti mempunyai risiko, demikian pula dengan investasi properti. Risiko dari investasi ini dapat diartikan pula sebagai sebuah kelemahan yang mesti di waspadai. Berikut beberapa hal yang harus di waspadai :

  1. Properti ialah aset yang tidak likuid

Investasi properti memang berbentuk aset nyata, tetapi sifatnya tidak likuid seperti logam mulia yang dapat  langsung dijual. Butuh waktu yang lama untuk dapat  menjual properti dengan harga yang sesuai. Itulah sebabnya investasi ini lebih dianjurkan untuk jangka panjang saja. Namun beberapa orang tetap menjadikan investasi properti lebih menguntungkan meski tidak likuid sebab harganya terus naik dan fluktuasinya termasuk stabil.

  1. Aset properti harganya mahal

Walaupun aset ini dapat dikredit, tetap saja harga properti sangatlah mahal, paling tidak ratusan juta sampai  miliaran rupiah. Meski anda  membelinya dengan teknik  mencicil tiap bulan, tetap terdapat  beban bunga yang jumlahnya tidak sedikit.

  1. Biaya operasional investasi properti lumayan tinggi

Biaya operasional dari kepemilikan properti juga tidak murah. Bagi aset properti berupa bangunan, maka mesti dilakukan perawatan secara rutin, pastinya pun  harus ditempati. Karena bangunan yang tidak ditempati akan cendrung mudah rusak sebab tingkat kelembapannya berbeda dengan yang dihuni orang.  Sementara itu, jika jenis propertinya ialah  tanah, maka anda  harus mengeluarkan biaya keamanan ekstra. Tanah memang lebih murah soal biaya perawatan, tetapi  ada risiko penyerobotan tanah yang dapat  merugikanmu.

  1. Harga jual properti ditentukan dengan lokasi

Harga jual dari suatu  properti di masa mendatang  akan ditentukan oleh tempat aset tersebut. Properti di wilayah yang rawan bencana pasti  lebih murah ketimbang yang di lokasi aman.

Tips investasi properti untuk menghindari kerugian

Ada sejumlah tips buat anda yang ingin memulai investasi properti, terutama untuk yang masih pemula. Dalam urusan ini, baik itu untuk saham properti, menegakkan hunian, hotel, perkantoran, dan lain sebagainya.

  1. Mencari tahu apa tujuan dari investasi properti anda ?

Sebelum berinvestasi, mesti harus memahami tujuan dari investasi properti ini. Apa yang anda tuju dengan melakukan investasi? Apakah untuk jadi pendapatan pasif dengan teknik  disewakan? Atau untuk dipasarkan lagi dengan harga yang lebih tinggi? Setelah memahami tujuan, maka anda juga akan tahu seberapa besar dana yang harus anda keluarkan untuk investasi.

  1. Pikir dua kali ketika hendak meminjam dana

Aset properti memang dapat  dibeli dengan teknik kredit, terutama jika dana anda belum terkumpul. Namun di sisi lain, kredit pasti  akan meningkatkan porsi utang kita. Dengan adanya utang dalam jumlah besar, maka secara umum nilai kekayaan bersih anda  akan berkurang walau  aset kita malah bertambah. Ketika anda ingi berutang, maka pastikan bahwa total nilai utang tersebut  tidak melebihi total aset, dan guna cicilannya, tidak lebih dari “35 persen” penghasilan. Tujuan dari perhitungan ini ialah  agar keuanganmu tetap sehat.

  1. Ukur kekuatan

Kekuatan yang dimaksud di sini ialah mengukur kemampuan keuangan atau finansial kita terlebih dulu. Berapa modal yang sudah anda  persiapkan untuk mengerjakan  investasi  dengan melakukan pembelian aset properti? Pastikan bahwa anda tidak memakai dana darurat untuk berinvestasi. Jagalah dengan baik ketersediaan aset lancarmu sebelum memutuskan untuk mengeluarkan uang untuk  berinvestasi.

Itulah hal-hal yang mesti anda ketahui seputar investasi properti. Intinya, investasi ini memang sebaiknya difokuskan untuk jangka panjang. Sebelum menyimpulkan untuk investasi properti, maka kenalilah dirimu dengan baik dari sisi modal, profil risiko, dan destinasi  investasimu.                                                                                                             

Continue Reading →